Tahu Isi Informasi Teks Laporan Hasil Observasi Melalui Contohnya

Contoh teks laporan hasil observasi
Buku Cerdas Berbahasa Indonesia Kelas 10
Engkos Kosasih
Halaman 6 dan 7

Untuk mengenal dan memahami apa-apa saja isi informasi yang terdapat di dalam teks laporan hasil observasi, berikut disajikan contoh teks laporan hasil observasinya.
                Selamat membaca, semoga bermanfaat!

Instrumen Musik Tradisional

Instrumen musik tradisional sangat banyak macamnya. Selain dibagi menurut sumber bunyinya, instrumen musik tradisional dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, yakni sebagai berikut.

Pertama, instrumen dalam bentuk tabung. Instrumen ini merupakan bentuk umum dari alat musik yang memakai bahan dasar bambu. Bahan bambu ini dapat diganti dengan kayu atau logam. Instrumen yang termasuk bentuk tabung misalnya calung, angklung, kentongan/kulkul, suling/saluang, dan guntang.

Kedua, instrumen berbentuk bilah. Kekuatan bunyi instrumen jenis ini perlu didukung oleh wadah gema sebagai ruang resonator. Permukaan bilah dapat berupa bidang rata, cembung, bahkan irisan berbentuk tabung. Contoh alat musik berbentuk bilah adalah gambang, kolintang, saron, dan gender.

Ketiga, instrumen berbentuk pencon yang memiliki pencu(Jawa), yaitu bagian yang menonjol dari suatu bidang datar atau yang dianggap datar. Pencu dimaksudkan sebagai tumpuan pukulan. Pada umumnya, alat ini terbuat dari logam. Di negeri kita, alat musik jenis ini cukup banyak. Menariknya, alat sejenis ditata dengan sistem nada dan penyusunan yang berbeda-beda di tiap daerah. Sebagai contoh, bonang(Jawa dan Sunda), trompong(Bali), kromong(Betawi), talempong(Minang), totobuang(Ambon), dan kangkanong(Banjar), semuanya memiliki sistem nada yang berbeda.

Masih banyak instrumen daerah bentuk lain yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam kelompok-kelompok tersebut karena memang tidak memiliki kesamaan bentuk. Bahkan, beberapa alat musik sering mempunyai bentuk yang benar-benar khas, misalnya siter/celempung, tarawangsa, rebab, dan popondi/tolindo.

Jenis instrumen musik daerah dapat pula dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Instrumen melodis merupakan alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada atau melodi sebuah lagu. Contohnya rebab, angklung, kolintang, gambang, talempong, sasando, kecapi, siter, serunai, dan suling. Sementara itu, instrumen ritmis merupakan alat musik yang dalam permainannya memberikan irama. Hal ini juga berhubungan dengan ketukan dan birama. Alat musik jenis ini contohnya gong, kempul, kethuk, kenong, gendang, marwas/gedumba, dan tifa.

Perbedaan bentuk instrumen musik ternyata berpengaruh pada fungsi dan cara memainkannya. Namun, perbedaan-perbedaan itu menjadikan suatu pergelaran menjadi lebih enak didengar. Instrumen-instrumen itu pun merupakan media ekspresi diri, media komunikasi, media pengembangan bakat, dan media apresiasi. Instrumen musik apabila sudah disajikan dalam suatu pergelaran juga dapat mengembangkan kepekaan terhadap alam sekitar dan menambah kehalusan budi pekerti. Apalagi, instrumen musik yang beragam itu tidak hanya dapat dilakukan secara perseorangan, tetapi juga dapat melibatkan banyak orang atau kelompok yang saling bekerja sama. Rasa kebersamaan dapat pula terpupuk dengan pergelaran alat-alat musik dan keberhasilannya dapat memberikan rasa puas bagi para pendengarnya.

(Sumber: Engkos_Kosasih/Instrumen_Musik_Tradisional/Cerdas_Berbahasa_Indonesia_untuk_SMA_Kelas10/Halaman6-7)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Fabel: Semut dan Si Belalang

Mengenal Pantai Tanjung Bira: Sebuah Teks Deskripsi

Contoh Teks Eksposisi